Dm Diary's #1 Kembali bergulat dengan rasa ini.
Padahal aku sudah berjanji pada diri sendiri untuk berhenti menangisimu setiap malam dikala rindu menghampiri. Tapi aku mengingkari diri sendiri dan tercebur kembali ke dalam lautan duri yang tajam yang diibaratkan sebagai rindu yang menyiksa. Lagi-lagi aku membohongi diri sendiri. Menyatakan tidak ingin rindu tapi tetap merindu. Ingin pergi dan menghapus kamu nyatanya malah mengingatmu. Berusaha melupai justru tambah memikiri. Terkadang merasa bodoh sendiri jadinya kalau setiap hari begini. Mengharapkan si bayangan semu hadir di sini untuk mengobati rasa yang terluka dan terbawa lari. Ingin membuatnya mati tapi tidak, kata nurani. Ditambah dengan hadirnya kamu di mimpi membuatku semakin mengingkari diri sendiri. Lebih dalam menyelam dan hampir tak bisa bernafas karena nafas sudah dihisap habis oleh air mata. Mulut ini kaku untuk mengatakan rindu dan bosan dengan kata itu. Tapi bagaimana lagi? Habis aku ingin berte...