Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Serpihan kata di Jendela

Tinggalkan Rindu yang kau buat seperti tombak Besar, panjang dan berat jika kupegang Diujungnya tumpul sehingga menyakitkan Kamu, Sekarang seperti air yang sulit untuk ku genggam Tangisku sekarang tak berarti Dan setiap kala merindukanmu, aku tak berdaya Mengapa tak kau tinggalkan saja semuanya? Jangan berdiri  di depan pintu Karena aku, Sang pemilik pintu ingin mengunci rapat-rapat Mengapa tak kau hapuskan saja semuanya? Semua rasa yang masih tertinggal Semua kenangan yang terukir dalam hati Agar tak ada yang saling tersakiti Mengapa tak kau hancurkan saja mimpi? Mimpi yang dulunya selalu bermakna dan berarti Mimpi yang berjanji akan digapai bersama Mimpi yang tak lagi sekedar mimpi Karena katamu,  Dengan Cinta, Mimpi akan mekar seperti bunga sakura.  Terhapus Tentang sebuah rindu yang mungkin takkan pernah terbalas Yang bahkan diingatpun tidak pernah . Seolah-olah semua menghilang dalam bayang...